Taman Satwa Ragunan Tetap Jadi Pilihan Wisata Primadona

Taman Margasatwa Ragunan masih menjadi pilihan wisata favorit warga Jakarta di musim Lebaran 2018. Kemaren , Minggu (17/6), objek wisata yang terletak di Jakarta Selatan ini diserbu 151 ribu pengunjung.

Jumlah itu berdasarkan data pengunjung hingga pukul empat sore atau batas akhir penjualan tiket.

Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Masyarakat Ragunan Ketut Widasana mengatakan membludaknya pengunjung telah diprediksi mengingat hari ini merupakan puncak musim liburan lebaran.

“Sampai pukul 4 sore tadi sudah 116 ribu pengunjung. Kami prediksi besok masih ramai, masih di atas 100 ribu orang tetapi kami yakin hari ini puncaknya,” ujar I Ketut Sebagai Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan pengembangan¬†¬† Senin(18/6) Taman Satwa Ragunan tetap menjadi tempat berwisata di hari lebaran. Terlihat puncak peningkatan kunjungan masyarakat di tempat wisata tersebut.

Dari perkiraan  cuti lebaran ini pemyebab meningkatkan pengunjung

Akibat membludaknya pengunjung di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, belasan anak-anak sempat terlepas dari pengawasan orangtua.

Ketut mencatat, Hari Kemaren Minggu pengunjung di Kebun Binatang Ragunan mencapai 149.665 orang. Dari total itu sedikitnya,

Ketut mengatakan hingga hari kedua Idulfitri Sabtu (16/6) pukul 12.00 WIB, pengunjung kebun binatang seluas 147 hektare (ha) tersebut sudah mencapai 51 ribu. Angka tersebut naik dua kali lipat jika dibanding kunjungan pada H Lebaran yang hanya mencapai 20 ribu.

Ketut mengatakan dengan kunjungan sampai jam 12.00 dia optimis sampai dengan loket ditutup pukul 16.00 masyarakat yang berkunjung bisa mencapai 90 ribu pengujung.

Secara target keseluruhan selama 18 juni sampai dengan 24 juni 2018 , Ketut menargetkan pengujung Ragunan selama musim libur lebaran tahun ini bisa mencapai 800 ribu orang jika di bandingankan dengan tahun sebelumnya 700 ribu orang di tahun 2017

Taman Margasatwa Ragunan selalu menjadi daya tarik bagi warga yang ingin melihat dan mengenal satwa langka terlindungi.

Hingga Mei 2018, jumlah satwa yang dilindungi di sana mencapai 2.160 ekor terdiri dari empat kelas; aves, pisces, reptilia, dan mamalia.

Sedangkan dari tahun ke tahun kita di bantu oleh dinas kesehatan dan bantuan ambulan. Dan petugas. Mahasiswa. Pramuka dan masyarakat sekitar berjumlah 500 tenaga honor.

Dari total itu sedikitnya, 16 anak-anak sempat berpisah dari orangtua. Usianya rata-rata 5-8 tahun pada hari minggu@iBerita.ID/Ref

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *