Jakarta, iBerita.ID 2019 –Festival teknologi dan inovasi terbesar di Indonesia akan menampilkan inovasi baru dan menjadi tuan rumah Indonesia Education Forum.

Setiap tahun, Orbit Habibie Festival Teknologi & Inovasi menyentuh jutaan orang Indonesia di berbagai kota, membawa gagasan dan pemikiran baru untuk mengangkat bangsa. Tahun ini, Orbit Habibie Festival Teknologi & Inovasi edisi ke-7 akan diadakan pada 17-19 Oktober 2019 di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta.

Dimulai pada tahun 2016 dalam rangka memperingati ulang tahun ke-80 Bapak BJ Habibie, Habibie Festival telah berkembang menjadi sebuah pertemuan perusahaan, lembaga, startup, inovator, komunitas, dan individu yang berfokus pada inovasi. Almarhum Bapak BJ Habibie, Presiden ke-3 Indonesia, secara luas diakui karena mengantarkan reformasi demokrasi yang signifikan yang telah menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Beliau juga dikenal sebagai Bapak Teknologi.

Orbit Habibie Festival bukan hanya sebuah pameran. Habibie Festival juga menghadirkan talkshow, show-and-tell presentations, diskusi panel, mini seminar, lokakarya, festival kuliner, dan sesi pelatihan. Orbit Habibie Festival mencakup berbagai sektor mulai dari teknologi baru dari Robotika, Internet of Things, Drone, AI, Virtual Reality, Gaming hingga industri tradisional Aerospace, Otomotif, Telekomunikasi, Pertahanan, Manufaktur, Pertanian, Perbankan, Fintech, Hiburan dan Pendidikan.

Salah satu zona paling populer adalah Makerland – komunitas makers terbesar di Indonesia dari seluruh Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Orbit Habibie Festival tahun lalu mencakup Olahraga dan Ekonomi Kreatif, dua sektor yang secara signifikan dipengaruhi oleh inovasi teknologi.

Dengan representasi yang begitu tinggi dari ekonomi inovasi, Orbit Habibie Festival telah menjadi festival teknologi dan inovasi terbesar di Indonesia. Diadakan sebelumnya di 4 kota, (Jakarta, Batam, Solo, dan Bandung) festival ini telah menarik lebih dari 270.000 pengunjung, 800+ peserta pameran, dan 200+ komunitas. 30% dari pengunjung adalah siswa sekolah dan guru dari lebih dari 1.200 sekolah. Lebih dari 55% adalah generasi millenial dalam kelompok usia 20-35 tahun.

Festival ini memiliki jangkauan digital lebih dari 20 juta orang di seluruh Indonesia. Ketika masyarakat Indonesia bersiap untuk revolusi digital, Orbit Habibie Festival juga memperhatikan masa depan. Karenanya, kami memilih untuk berfokus pada Future of Learning, Work, Play and Living.

“Siklus inovasi dimulai dengan Belajar. Pembelajaran yang lebih baik memungkinkan pekerjaan yang lebih efisien dan efektif, hal ini mengarah pada lebih banyak waktu untuk bermain… secara keseluruhan, ini menghasilkan kualitas hidup yang lebih tinggi, “kata Dr. –Ing. Ilham A Habibie, salah satu Pendiri Orbit Habibie Festival dalam menjelaskan pemikiran di balik tema tahun ini.

“Berbagai jenis perusahaan ikut berpartisipasi tahun ini, seperti New Energy Nexus Indonesia yang bergerak di bidang inkubasi dan pendanaan untuk startup energi terbarukan, Pertamina, BNI, BRI, Telkomsel, Regio Aviasi Industry, dan masih banyak lagi. Pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan untuk berpartisipasi di festival seperti Lokakarya DIY, masuk ke dalam Virtual Reality, menerbangkan R80 dalam Flight Simulator, mengambil foto selfie dengan memegang senjata buatan Indonesia asli oleh Pindad, melihat ruang angkasa dari planetarium portabel, bermain Badminton di zona olahraga kami dan masih banyak lagi kegiatan di Makerland. ” Kata Haris Abdullah, Direktur Marketing Orbit Habibie Festival.

Menyadari peran penting pendidikan dalam 5 tahun ke depan, Orbit Habibie Festival telah bermitra dengan Indonesia Economic Forum untuk mempresentasikan secara perdana Indonesia Education Forum – The Future of Learning. Indonesia Education Forum akan diselenggarakan selama 3 hari secara paralel dan akan terdiri dari konferensi, pameran, lokakarya, program pelatihan, dan International Youth Forum.

“Pendidikan adalah kunci menuju masa depan Indonesia. Presiden Joko Widodo telah meluncurkan program yang berani untuk meningkatkan sumber daya manusia bangsa. Indonesia Education Forum bertujuan untuk menyediakan jalur baru untuk sektor pendidikan negara dengan membawa semua stakeholder utama – pendidik, lembaga, pembuat kebijakan, pengusaha, orang tua dan siswa – untuk bersiap menghadapi perubahan yang akan datang, “kata Shoeb Kagda, Pendiri Indonesia Economic Forum.

Tahun ini, wafatnya Bapak Penemu festival ini, Bapak BJ Habibie, telah membuat kekosongan yang mendalam dalam upaya bangsa untuk menentukan nasib sendiri dalam teknologi dan inovasi. Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019, hari terakhir festival, kami akan memperingati Bapak BJ Habibie dengan mengenang warisan yang telah ditinggalkannya untuk rakyat tercinta. di Jakarta, Kamis 26 September 2019

“Keajaiban Bapak BJ Habibie atau ‘Eyang’ (kakek tercinta) sebagaimana Ia dikenal, dapat dilihat dan dirasakan di festival. Anak-anak dari usia 3 tahun hingga orang yang berusia 90 tahun telah berkumpul setiap tahun di festival hanya untuk mendapatkan pandangan sekilas tentang Bapak, mencium tangannya, melambai ke belakang saat dia lewat atau terinspirasi oleh kata-katanya yang kuat. Bapak akan diingat selamanya sebagai orang yang percaya bahwa teknologi dan inovasi hanya akan berguna jika dapat meningkatkan kehidupan sehari-hari masyarakat. ”kata Sachin Gopalan, salah satu Pendiri Orbit Habibie Festival dan Indonesia Education Forum.

Banyak inovator dari segala usia dan latar belakang yang telah terinspirasi oleh Bapak Teknologi akan berkumpul bersama di atas panggung untuk memberi penghormatan kepada orang yang sangat dihargai dengan mengilhami mereka untuk menjadikan Indonesia tempat yang lebih baik melalui penggunaan sains, teknologi, inovasi dan industri. Kami berharap lebih dari 50.000 pengunjung dan 10 juta masyarakat digital untuk berpartisipasi dalam acara peringatan yang akan menjadi wujud solidaritas oleh orang-orang untuk mengikuti jejak BJ Habibie, yang akan terus menginspirasi generasi mendatang dengan ide-ide, kata-kata dan tindakan kolaboratif