Nasabah HSBC Advance & Premier, Prodak Allianz Cocok Pasangan Muda Hanya 500.000

Jakarta, iBerita.ID 2020 –PT asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) menawarkan produk Joint Life Care yakni perlindungan jiwa berjangka gabungan bagi suami istri dalam satu polis dengan satu premi. Produk ini melindungi terhadap risiko berkurangnya sumber penghasilan dalam rumah tangga jika salah satu atau kedua pencari nafkah meninggal dunia.

Chief of Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo mengklaim produk Joint Life Care sesuai dan sangat relevan dengan dinamika pasangan suami istri generasi milenial dalam membuktikan komitmen untuk mewujudkan impian dan cita-cita bersama.

Bianto menambahkan Allianz Indonesia percaya dibutuhkan produk asuransi yang simpel, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan nasabah berisiko middle class milenial market, pasangan suami istri atau keluarga muda, yang dapat memberikan income protection.

“Dan membantu mereka mewujudkan semua cita-cita dan impian yang ingin diraih tanpa khawatir atas semua risiko yang mungkin terjadi,” kata Bianto Surodjo, di Jakarta, Rabu, 29 Januari 2020.

Joint Life Care memiliki beberapa keunggulan yaitu suami istri ditanggung dalam satu polis, santunan jiwa hingga Rp1,5 miliar, memberikan extra proteksi lima tahun, serta premi bulanan yang terjangkau mulai dari Rp500 ribu.

Bagi pasangan suami istri atau keluarga muda, memiliki asuransi jiwa berarti melindungi keluarga tercinta dari risiko yang mungkin terjadi karena dampak finansialnya akan dirasakan oleh seluruh anggota keluarga. Dengan adanya perlindungan yang tepat manfaat asuransi jiwa dapat digunakan untuk membiayai pendidikan anak dan mewujudkan rencana masa depan.

Sementara itu, hasil dari riset yang dilakukan oleh PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) bersama dengan INTAGE Inc menunjukkan bahwa banyak keluarga pasangan muda yang berasal dari generasi milenial yang sebenarnya sudah menyadari pentingnya asuransi, tetapi belum menjadikannya prioritas.

Segmen ini sesungguhnya memiliki banyak impian dan rencana besar untuk pasangan dan keluarga, serta ambisi untuk memulai bisnis sendiri dalam lima tahun ke depan. Namun sayangnya, dari riset HSBC terlihat tiga pengeluaran terbesar generasi ini adalah untuk traveling, kuliner, dan fesyen.

“Kami di HSBC senantiasa siap mendampingi perencanaan keuangan para pasangan muda melalui segmen advance yaitu kelas menengah memiliki pasangan atau keluarga muda yang berusia 25 sampai 35 tahun,” kata Edhi.

Berdasarkan survei Nielsen 2018, sebanyak 47 persen responden milenial mengatakan salah satu hambatan mereka dalam memiliki asuransi adalah prosesnya yang panjang dan rumit sehingga menginginkan proses asuransi yang mudah dan sesuai dengan karakteristiknya. Sering kali ditemui keluarga milenial yang mengurungkan niat membeli asuransi karena panjangnya proses. @iBerita.ID/Ref

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *