MRT Layanan Ketepan Waktu Perjalan Mencapai 99,8 %

Jakarta, iBerita.ID 2019 —Moda Raya Terpadu (MRT) masih menjadi primadona warga. Meski kebijakan potongan 50 persen tarif MRT itu sudah berakhir, tetapi penumpangnya masih banyak.

Senin (13/5), penumpang MRT mencapai 70 ribu orang. Padahal angkutan massal rute terjauh Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebesar Rp14 ribu/penumpang alias tidak ada diskon lagi.

Dirut PT MRT Jakarta, William P Sabandar optimistis penarikan tarif penuh tidak akan mengurangi minat masyarakat untuk menggunakan angkutan moderen itu. “Kami yakin, MRT bakal menjadi angkutan primadona di Jakarta, ” katanya, Senin (13/5).

Seperti diketahui mulai kemarin, MRT memberlakukan tarif penuh untuk angkutan bernama Ratangga. Tarif minimal sebesar Rp3 ribu dan tarif maksimal Rp14 ribu. Sebelumnya selama sebulan lebih, tarif MRT didiskon 50 persen.

Sejak diluncurkan secara komersial pada 1 April 2019 lalu, masyarakat dapat menggunakan kartu Jelajah Single Trip yang dikeluarkan oleh PT MRT Jakarta dan dapat diperoleh di mesin penjual tiket dan loket di setiap stasiun MRT Jakarta, kartu JakLingko, serta kartu uang elektronik.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta telah mengoperasikan 14 rangkaian kereta, dengan tambahan dua rangkaian sebagai cadangan yang melayani masyarakat sejak pukul 05.00 hingga pukul 24.00 setiap hari.

Berdasarkan evaluasi operasi komersial selama April 2019 lalu, tingkat ketepatan jadwal keberangkatan dan durasi perjalanan mencapai 99,8 persen dengan tingkat penggunaan kereta mencapai 82 ribu orang/ hari.

“Sebuah permulaan yang baik untuk mencapai tingkat penggunaan kereta 130 ribu penumpang/hari,” kata William.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *