Jakarta, iBerita.id 2017 –Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) mengapresiasi kegiatan Gerak Jalan Kerukunan antar Umat Beragama. Pada kegiatan tersebut perwakilan dari berbagai agama yang ada di Indonesia hadir. Melalui kegiatan tersebut diharapkan kerukunan antar umat beragama akan terawat dan terpelihara dengan baik.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan Gerak Jalan Kerukunan Antar Umat Beragama. Pihaknya juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Prisadha Budha Dharma Niciren SyoSyu Indonesia (NSI) yang menyelengarakan kegiatan gerak jalan tersebut.

Merupakan acara tahunan sejak tiga tahun lalu sudah dilakukan. kegiatan Gerak Jalan Kerukunan ini mendapat dukungan dari kemenag RI/Ketua Pusat Keurkunan Umat Beragaman (PKUB) Melalui surat no.8-489/SJ/B.VII.2/BA.01.2/09/2017. seperti yang dilakukan tahun sebelumnya bertema¬† “Dengan Kerukunan yang semakin koko, kita kerja Bersama untuk mewujudkan Indoensia yang lebih kasih sayang.

“Saya selaku Menteri Agama sangat berterimakasih dan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya juga kepada para pimpinan umat beragama,” kata Lukman di Jakarta Minggu (22/10/2017)

Ia menerangkan, semua perwakilan umat beragama kumpul di kegiatan tersebut. Tujuannya, untuk menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama dengan baik. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga mengapresiasi kegiatan gerak jalan itu

 

Gerak jalan dimulai dari depan Kantor Kemenag RI di Jalan MH Thamrin, Jakarta pada pukul 06.30 WIB. Diselenggarakan dalam rangka memperingati hari jadi NSI ke-53 dan Sumpah Pemuda. Berdasarkan data dari Prisadha Budha Dharma (NSI) ada sekitar 5.000 orang yang ikut Gerak Jalan Kerukunan antar Umat Beragama.

Gerak jalan disemarakan dengan penampilan dari tim kesenian yang berjumlah 600 peserta yang merupakan umat NSI sendiri yang etrdiri dari Marching Band oleh generasi Muda Budhis NSI, dan juga penari penari tradisional Angklung Gita Pundarika NSI dan juga peanri panari tradisonal dari umat NSI dari umat NSI turut meraikan, semangat Bhineka Tunggal Ika tampak pada gerak jalan kerukunan tahun ini dengan parade pakaian daerah dari sabang sampai merauke oleh remaja Buddhis NSI dan juga kecerian dari anak anak NSI. Kesempatan ini juga diikuti juga oleh mahasiswa sekolah tinggi Agama Buddha (STAB) samantabadra-NSI dan STAB Lainya

Ketua Umum Prisadha Budha Dharma Niciren NSI, Suhadi Sendjaja mengatakan, tujuan acara tersebut untuk merawat kerukunan antar umat beragama. Intinya ingin suasana kerukunan yang sudah ada di negara Indonesia dan sudah jadi budaya sejak lama dirawat dan dipelihara dengan baik.

Menurutnya, kerukunan antar umat beragama merupakan modal yang sangat penting. Sekaligus menjadi modal dasar untuk membangun Indonesia yang jaya. “Maka itu ada Bhineka Tunggal Ika, itu benar-benar bisa dirawat dan dipelihara dengan baik,” ujarnya. (iBerita/Ref)