Jakarta, iBerita.ID 2019-Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (KAFEGAMA) berhasil menyelenggarakan Indonesia Fintech Forum 2019 (IFF 2019) pada Rabu (4/9) di Auditorium Dhanapala, Kementerian Keuangan.

Kegiatan ini diadakan oleh Kafegama Periode Kepengurusan 2018-202 yang diketuai oleh Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.

Acara ini merupakan bentuk kepedulian Kafegama terhadap perkembangan ekonomi digital serta mendorong akselerasi industri keuangan digital di Indonesia.

Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yang mewakili Presiden RI Joko Widodo, mengapresiasi dan menyambut baik Indonesia Fintech Forum 2019 yang diselenggarakan oleh Kafegama.

“Melalui kegiatan ini, para regulator, perbankan, investor dan pelaku usaha fintech dapat dipertemukan untuk bersama-sama mempercepat proses inklusi keuangan digital di Indonesia”, ujar Darmin.

Adapun pemenang pitching competition Kafegama Indonesia Fintech Forum 2019, adalah Halofina, start up asal Bandung yang merupakan aplikasi perencanaan keuangan personal berhasil meraih juara pertama. Peringkat kedua, Crowde sebagai platform peer to peer landing untuk petani serta peringkat ketiga adalah Portofolio, aplikasi trading untuk pemula.

Adjie Wicaksana, CEO & Co-Founder Halofina, mengapresiasi Kafegama sebagai inisiator dari Indonesia Fintech Forum 2019 yang dinilai berhasil memberikan edukasi bagi para pelaku start up di Indonesia.

“Melalui ajang ini, kami dapat langsung bertemu dengan para regulator, investor dan sharing dengan pelaku start up lainnya”, ujar Adjie

Selain itu acara ini juga memberi kesempatan kepada startup-startup yang ada untuk dapat menyampaikan atau mempresentasikan ide yang dimiliki melalui pitching competition yang juga merupakan salah satu agenda dalam IFF 2019.

Terdapat kurang lebih 100 startup yang mendaftar untuk selanjutnya diseleksi oleh panitia dan dewan juri sehingga menghasilkan delapan pilihan startup yang memenuhi kriteria seleksi.

Delapan startup yang ikut berkompetisi akan berhadapan satu dengan lainnya untuk memperebutkan capital injection sebagai hadiah dalam pitching competition ini.

Perry Warjiyo, Ketua Umum Kafegama menambahkan bahwa saat ini perkembangan ekonomi keuangan digital di Indonesia juga sudah mengubah kehidupan di sektor riil.

Berbagai inovasi digital di beberapa sektor industri terbukti dapat mempercepat dan memotong proses yang selama ini memakan waktu lama. “Hadirnya inovasi-inovasi digital di bidang ekonomi dapat mempercepat inklusi keuangan dan ekonomi kita yang saat ini baru mencapai 51 persen.

“Melalui fintech juga diharapkan lebih dari 60juta UMKM yang saat ini belum tersentuh perbankan atau financial services dapat membantu mendorong perekonomian Indonesia”, tutur Perry.

pitching competition dan panel discussion dukungan Kafegama juga ditunjukkan melalui kegiatan business matchmaking yang mempertemukan startup dengan pihak investor dan korporasi sehingga diharapkan terdapat beberapa sinergi yang terjalin.

Sesudah acara Indonesia Fintech Forum 2019 diharapkan para peserta mendapatkan kesiapan dalam menghadapi tranformasi digital ekonomi di Indonesia