Jakarta, iBerita.ID 2019Menyambut Idul Adha 1440 H atau Hari Raya Kurban, PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyediakan fitur anyar berupa pembelian hewan kurban di Mandiri Syariah Mobile.

Direktur IT dan Operasional Mandiri Syariah Achmad Syafii menyampaikan, layanan pembelian hewan kurban disediakan khusus hanya sampai dengan tanggal 12 Agustus 2019.

“Kami senantiasa berupaya meningkatkan layanan bagi nasabah salah satunya melalui pengembangan aplikasi Mandiri Syariah Mobile,” katanya Achmad Syafii, lewat keterangan tertulis, Kamis (8/8/2019).

Dia menuturkan, selain menyediakan layanan perbankan, Mandiri Syariah Mobile juga memenuhi kebutuhan ibadah umat Islam seperti keterangan waktu shalat, lokasi masjid terdekat, arah kiblat serta fitur pembayaran zakat, sedekah, wakaf. Dan yang terbaru adalah fitur pembelian hewan kurban.

Mandiri Syariah menggandeng tiga mitra supplier dan penyalur hewan kurban yaitu Dompet Dhuafa, Yayasan BSM Umat atau Rumah Zakat.

Para nasabah dapat memilih hewan kurban kambing, domba ataupun sapi dengan harga mulai dari Rp1,9 juta sampai dengan Rp35 juta yang disebar ke seluruh pelosok Indonesia bahkan sampai ke ke Palestina.

Achmad menambahkan selain dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, nasabah yang melakukan pembelian hewan kurban di perseroan juga akan mendapatkan sertifikat dan dokumentasi kurban yang akan dikirimkan melalui email.

“Semoga dengan fitur pembelian hewan kurban akan semakin meningkatkan semangat masyarakat dalam berkurban” katanya.

Inovasi layanan digital yang dilakukan anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ini turut membuat volume transaksi elektronik mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Inisiasi kerjasama ini disambut dengan baik oleh Dompet Dhuafa dan diharapkan dengan kerja sama kemudahan ini dapat meningkatkan volume transaksi kurban. Dengan demikian, maka akan semakin luas pula penerima manfaat yang akan menikmati daging kurban di seluruh pelosok Indonesia dan manca negara.

“Kami akan mengoptimalkan e-channel Bank Syariah Mandiri yaitu m-banking sebagai media berkurban untuk para nasabah dan donatur. Bila dulu orang berkurban hanya dengan mendatangi gerai dan jarak dari rumah ke gerai terkadang membuat orang enggan menunaikan niatnya. Dengan digitalisasi, kita langsung update kurban kepada para donatur dan lebih akuntabel.” pungkas Yuli Pujihardi Direktur Mobilisasi ZISWAF Dompet Dhuafa.

“Aku banyak pengalaman terjun bersama Dompet Dhuafa melihat langsung. Dompet Dhuafa merupakan lembaga yang transparansi. Suatu hal yg baik seperti ini.seharusnya masyarakat dan pemerintah bisa lebih sadar lagi untuk mengangkat martabat kaum Dhuafa,” tambah Fairuz, sosok Public Figure saat ini, selepas acara.

Hingga Juni 2019 tercatat total volume transaksi eletronik menjadi sebesar 51,21 juta, meningkat 18,31% dari periode tahun sebelumnya. Secara khusus, transaksi mobile banking mencatatkan pertumbuhan paling tinggi yaitu 95,28% dari 6,3 juta menjadi 12,3 juta transaksi.

Adapun jumlah nasabah yang tercatat menggunakan layanan electronic channel Mandiri Syariah seperti kartu ATM, mobile banking, internet banking per Juni 2019 mencapai 3,6 juta.@ iBerita.ID/IT/Ref